Selasa, 04 Januari 2011

ARTI BEKERJA BAGI KAMU?

Ide untuk menulis artikel ini timbul ketika tanpa sengaja saya bertemu dengan teman lama saya yang sedang pulang bekerja. Setelah bertegur sapa dan mungkin karena melihat bawaan saya yang santai, dia pun bertanya, 
teman saya : “Kamu tidak bekerja ya?”
saya           :   " iya ne lagi ngak kerja, hahahahaha, ah kamu, ya kerja lah, tapi ne lagi cuti.kamu   ……………  ..kerja mana   mas bro?" jawab saya.

Dan mengeluarkan kartu nama. Maksud saya, memberikan kartu nama adalah bagian dari pekerjaan, karena di dalamnya ada informasi tentang apa yang saya kerjakan dan tentu saja, nomor HP saya.kemudian kami melanjutkan berbincang-bincang di café sekitar tempat dia bekerja.kami membahas tentang berbagai macam topik tentang bekerja Anda berhak minimal 5,6 liburan minggu setahun. This is called statutory holiday . Ini disebut hari libur resmi. To work out how many days holiday you can take a year, you need to multiply 5.6 by the number of days you work in a week. Untuk mengetahui berapa hari libur yang dapat Anda ambil setahun, Anda harus kalikan 5,6 dengan jumlah hari Anda bekerja dalam seminggu.
However, you do not have an automatic right to take bank or public holidays off work, with or without pay. Namun, Anda tidak memiliki hak otomatis untuk mengambil bank atau hari libur pergi bekerja, dengan atau tanpa dibayar. This will depend on your employment contract. Ini akan tergantung pada kontrak kerja Anda.
Your employment contact may say that you have the right to statutory holidays or it may not say anything about contractual holidays or statutory holidays. menghubungi kerja Anda mungkin mengatakan bahwa Anda memiliki hak untuk hari libur resmi atau tidak mungkin mengatakan apa-apa tentang liburan kontrak atau hari libur resmi. In these cases, your employer can: Dalam kasus ini, majikan Anda dapat:
  • ask you to work bank or public holidays, or meminta Anda untuk bekerja hari libur bank atau publik, atau
  • give you bank and public holidays off without paying you for them. memberikan bank dan hari libur tanpa membayar Anda untuk mereka. In this case, you won't lose your right to take your full statutory holiday at some other point, or Dalam hal ini, Anda tidak akan kehilangan hak Anda untuk mengambil liburan penuh wajib Anda di beberapa titik lainnya, atau
  • give you bank and public holidays off and pay you for them but ask you to count them towards your statutory holiday entitlement, or memberikan hari libur bank dan masyarakat off dan membayar Anda untuk mereka, tapi meminta Anda untuk menghitung mereka terhadap hak hari libur resmi Anda, atau
  • do a combination of all of these. melakukan kombinasi dari semua ini.
Example: if you work five days a week, you are entitled to 28 days' statutory paid holiday a year (5.6 weeks X 5 days). Contoh: jika Anda bekerja lima hari seminggu, Anda berhak untuk libur resmi 28 hari 'dibayar setahun (5,6 minggu X 5 hari). If you are expected to take bank and public holidays off, and you are paid for them, these days will be deducted from your 28 days. Jika Anda diharapkan untuk mengambil hari libur bank dan publik off, dan Anda dibayar untuk mereka, hari ini akan dipotong dari 28 Anda hari. In England and Wales, there are eight bank and public holidays so this will leave you 20 days which you can choose when to take. Di Inggris dan Wales, ada delapan bank dan hari libur jadi ini akan membuat Anda 20 hari yang dapat anda pilih saat untuk mengambil.
In Scotland, there are nine bank and public holidays so this will leave you 19 days which you can choose when to take. Di Skotlandia, ada sembilan bank dan hari libur jadi ini akan membuat Anda 19 hari yang dapat anda pilih saat untuk mengambil.
In Northern Ireland, there are ten bank and public holidays so you will be left with 18 days which you can chose when to take. Di Irlandia Utara, ada sepuluh bank dan hari libur umum sehingga Anda akan ditinggalkan dengan 18 hari yang dapat Anda pilih saat untuk mengambil.
Your employment contract may give you bank or public holidays off on top of your statutory holiday. kontrak kerja Anda mungkin memberikan bank atau hari libur off di atas libur resmi Anda. If this is the case, your contract will specify this and also say whether you will be paid for these days. Jika hal ini terjadi, maka kontrak anda akan menentukan ini dan juga mengatakan apakah Anda akan dibayar untuk hari ini. The situation can be complicated if your contract says nothing about bank and public holidays. Situasi bisa menjadi rumit jika kontrak Anda mengatakan apa-apa tentang hari libur bank dan publik.
Example: your employment contract says you are entitled to 35 days a year paid holiday. Contoh: kontrak kerja Anda mengatakan Anda berhak untuk 35 hari setahun dibayar liburan. This is more than your statutory holiday. Ini lebih dari hari libur resmi Anda. Your employment contract says nothing about bank and public holidays. kontrak kerja Anda mengatakan apa-apa tentang hari libur bank dan publik. You will be entitled to 7 days off over and above your statutory entitlement. Anda akan berhak untuk 7 hari libur di atas dan atas hak hukum Anda. Your employer may pay you for bank and public holidays as part of this extra entitlement or they may ask you to work bank and public holidays and take the extra 7 days at other times. Majikan Anda dapat membayar Anda untuk bank dan hari libur umum sebagai bagian dari hak tambahan atau mereka mungkin meminta Anda untuk bekerja hari libur bank dan publik dan mengambil 7 ekstra hari pada waktu lain.
For more information about taking time off work on bank holidays, see How much paid holiday can you take in Holidays and holiday pay . Untuk informasi lebih lanjut tentang mengambil cuti kerja pada hari libur bank, lihat Berapa banyak liburan dibayar yang dapat Anda ambil di Liburan dan membayar hari libur .
For more information about Christmas day working for shop-workers, see Basic rights at work . Untuk informasi lebih lanjut tentang hari Natal bekerja untuk toko-pekerja, lihat Hak-hak dasar di tempat kerja .
Kejadian serupa saya alami beberapa kali. Hal ini menggelitik pemikiran saya, apakah sebenarnya kategori bekerja dan tidak bekerja itu? Tidak ada jawaban yang mutlak, karena pada dasarnya setiap orang butuh makan dan untuk itu harus ada uang yang diperoleh dari mengerjakan sesuatu. Nah…mengerjakan sesuatu inilah yang dinamakan bekerja. Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk mengerjakan sesuatu dan menghasilkan pendapatan.
Saya pernah membaca di sebuah harian terkenal bahwa seorang ibu rumah tangga pun bekerja, karena ada sesuatu yang dikerjakannya. Seorang pegawai swasta, PNS, profesional, pedagang atau pengusaha, berjuang dari pagi hingga petang bahkan malam hari, jelas mengerjakan sesuatu. Pemegang lisensi bisnis waralaba, hak paten produk terkenal, investor saham, pengarang buku atau lagu yang mendapat royalti, tetap melakukan sesuatu meskipun tidak terlihat oleh orang lain.
Selain memiliki cara tersendiri, setiap orang juga memiliki standar kehidupan masing-masing. Ada yang bisa hidup dengan penghasilan 1 juta atau 2, 5, 10, bahkan 20 juta per bulan. Ada yang sibuk mengerjakan sesuatu dari pagi hingga malam dan tetap hidup sederhana. Ada pula yang terlihat santai-santai di rumah atau hanya bepergian dari satu tempat ke tempat lain, tetapi bisa hidup berkecukupan. Di manakah letak perbedaannya? Mengapa ada orang yang bisa menghasilkan 1 juta per bulan, ada pula yang mendapatkannya dalam hitungan minggu, hari, jam bahkan menit?
Agar lebih obyektif, saya melemparkan kuis APA ARTI BEKERJA BAGI KAMU? di sebuah forum pertemanan dan beberapa pendapat akan saya lampirkan di artikel ini. Saya tidak sedang mencari jawaban yang benar ataupun salah, karena setiap orang memiliki pandangan tersendiri tentang bekerja. Mohon maaf tidak semua opini bisa dimuat berhubung keterbatasan tempat.
Inilah beberapa opini yang terpilih…
  • LIMAN TANJAYA : bekerja itu SENI, karena tanpa rasa seni kita akan bekerja setengah hati, sehingga kita akan menghasilkan sesuatu tanpa JIWA dan RASA. Bila kita bekerja dengan rasa dan semangat untuk menghasilkan suatu karya, maka akan tercipta KARYA SENI.
  • BANG BENNY : bekerja adalah salah satu bentuk ibadah dan sebagai wadah aktualisasi diri sesuai dengan kemampuan kita selaras dengan apa yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja.
  • JOHNSON SENARICO : bekerja adalah suatu tindakan untuk meraih sesuatu yang kita inginkan. Semua manusia hidup pasti punya keinginan/harapan sehingga akan terus bekerja. Dalam bekerja kita harus membangun hubungan yang seimbang baik secara horizontal maupun vertikal.
  • MARIATI : bekerja adalah melakukan sesuatu yang akan menghasilkan hal yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Bekerja tidak dibatasi waktu atau tempat, yang penting kita suka melakukannya dan mencintai pekerjaan kita itu.
  • LINDAWATY SALIM : working is a way for self-actualisation. In matter fact, I got more experience, knowledge about people who u dealing with, additional friends as bonuses, also of course gain salary to make living.
  • BUDI MULYONO SOETOPO : working means to contribute ‘your thoughts’/'create value’ for the company, the society and to acquire your personal development, wealth and raise a great family.
  • TJONG EDDY SADIKIN : bekerja adalah bagian dari HAK ASASI MANUSIA. Karena HAM terbagi atas dua makna yaitu HAK HIDUP dan HAK BEKERJA. Dengan bekerja baru bisa menopang dan melanjutkan hidupnya dari hasil bekerja.
  • SUGIANTO KWEE : bekerja adalah usaha seseorang untuk berpikir atau melakukan beragam aktivitas yang mengeluarkan biaya (A) dan menghasilkan pendapatan yang lebih besar (B). Bekerja tidak mengenal lokasi, jadi selama prinsip bekerja ini masih diterapkan, orang tersebut sudah bekerja.
  • LINGGAWATI SAPUTRA : working means doing the things that I love and loving the things that I do, at anytime or place that I want, to build the life that I desire and to be grateful for every step of the way…

0 komentar:

Posting Komentar